Menjadi Muhammadiyah

Rp 75.000

Penulis : Agus Sumiyanto, dkk.
Tahun Terbit : 2022
Ukuran Buku : 14,5 x 20,5 cm
Jumlah Halaman : 168 Halaman

Temukan di Google Play Buku

“Muktamar Muhammadiyah ke-48 adalah muktamar kelas dunia. UMS sebagai tuan rumah sungguh berbangga. Buku ini merangkum sebagian kronik kemuhammadiyahan yang relevan dan strategis. Sebuah upaya untuk terus menjaga semangat perubahan ke arah lebih baik.”

Prof. Sofyan Anif
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta

Muhammadiyah dikenal luas sebagai gerakan tajdid (pembaruan). Pada umumnya, pembaruan Persyarikatan sering kali dipahami dalam wujud praktik amaliah, berupa pendidikan, layanan kesehatan, dan lembaga sosial. Sebuah gerakan besar yang tetap memiliki akar gagasan pembaruan Kiai Ahmad Dahlan, Sang Pencerah.

Kini, Muhammadiyah dihadapkan pada realitas Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 (Super Smart Society). Sebuah era yang mensyaratkan kolaborasi efektif semua elemen internal dan eksternal, karena teknologi harus dipersandingkan dengan manusia, agar dunia tidak terjebak pada berbagai krisis berkepanjangan.

Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dihelat pada 18-20 November 2022, di Surakarta. Sebuah momentum organisasi yang kuasa untuk memilih jalan berkemajuan dan berkeadaban selanjutnya. Bagaimana positioning Muhammadiyah di depan kapitalisme global? Seperti apa relasi Persyarikatan dengan dinamika perpolitikan nasional? Apa yang harus dilakukan untuk membangun perekonomian umat? Pun berbagai isu-isu krusial lain.

Antologi Menjadi Muhammadiyah dimaksudkan untuk ‘menyemarakkan’ Muktamar. Sebutlah itu, sebentuk rasa memiliki dan mencintai Persyarikatan berikut khazanah keilmuannya. Sebab, ribuan kisah Muktamirin sebelum, saat, atau sesudah digelarnya Muktamar tentu dapat menjadi sumber utama Literasi Muhammadiyah. Sebuah terma literasi untuk semakin memantapkan Muhammadiyah sebagai nutrisi peradaban.

PARA PENULIS

Agus Sumiyanto
Perkaderan Muhammadiyah, Antara Ideologisasi dan Transformasi
Reorientasi Pendidikan Muhammadiyah, Perspektif Pendidikan Dasar dan Menengah
Umar Jahidin
Ekonomi Persyarikatan Ekonomi Berkeadaban
Ideologi Gerakan Muhammadiyah Era Super Smart Society 5.0
Nurkhamid Alfi
Kepemimpinan Kultural, agar Muhammadiyah Tak Lekang Zaman
Menyambut Muktamar Muhammadiyah Ke-48
Wawan Kardiyanto
Gerakan Pembaruan Super Smart Muhammadiyah
Agus Yuliawan
Jalan Strategis Baitut Tamwil Muhammadiyah Menuju Lembaga Keuangan Syariah Unggulan …..80
Agus Zaini
Pemilu 2024, Momentum Transformasi Kepemimpinan Profetik Muhammadiyah
Arif Giyanto
UMS, Kronik Dedikasi Kemuhammadiyahan Mohammad Djazman Al-Kindi
Menjadi Pesantren Muhammadiyah
Lilik Ratnawati
Plawikan Berkemajuan
Wulan Rahayu
Bermuhammadiyah dari Pedalaman Kalimantan
Azaki Khoirudin
Memilih Pemimpin Muhammadiyah yang Berjiwa Muda
Etik Rahmawati
Mempelajari dan Merawat Muhammadiyah

Scroll to Top